Dosis Meminum Obat Sakit Perut dan Efek Sampingnya

 

Anda merasakan mual dan muntah yang tak kunjung sembuh? Sudah menggunakan berbagai macam obat? Jika Anda mencari obat yang efektif untuk menghentikan gejala mual Anda, cobalah untuk menggunakan domperidone. Namun dalam mengonsumsi obat ini, Anda harus mengetahui dosis dan efek sampingya.

 

Dosis Meminum Domperidone

Domperidone adalah obat antiemetik dan prokinetik yang bekerja dengan menghalangi zat kimiawi di otak yang menyebabkan perasaan mual dan muntah. Obat ini meningkatkan gerakan atau kontraksi lambung dan usus dan memungkinkan makanan bergerak lebih mudah melalui lambung.

Dosis meminum obat ini adalah :

Dewasa — 10 miligram (mg) tiga hingga empat kali sehari. Sementara untuk orang dewasa yang mengalami mual dan muntah dosisnya bisa sampai 20 miligram (mg) tiga hingga empat kali sehari.

Beri tahu dokter Anda riwayat kesehatan Anda, terutama jika Anda memiliki riwayat kanker payudara dan alergi. Batasi asupan minuman beralkohol. Obat ini harus digunakan hanya jika dibutuhkan. Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter Anda.

Dikarenakan obat satu ini meningkatkan pergerakan pada saluran pencernaan, maka penting untuk memberi tahu dokter Anda tentang obat apa saja yang dilarang dikonsumsi saat menggunakan domperidone. Obat yang harus Anda hindari adalah Furazolidone, fenelzin, selegilin, tranylcypromine. Jangan memulai atau menghentikan obat apa pun tanpa persetujuan dokter atau apoteker

Efek Samping Mengonsumsi Domperidone

Ada beberapa efek samping yang akan  dialami setelah mengonsumsi obat ini jika memang tubuhnya tidak cocok. Beberapa gejala yang ditimbulkan adalah :

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mulut kering
  • Gugup memerah
  • Mudah marah

Beberapa gejala ini dapat terjadi beberapa hari pertama karena tubuh Anda menyesuaikan diri dengan obat. Masalah tidur, kram perut, dan kram kaki juga telah dilaporkan bisa menjadi efek samping penggunaan obat ini.

Jika salah satu dari efek ini berlanjut atau mengganggu, beri tahu dokter Anda, apalagi jika Anda juga mengalami nyeri dada, detak jantung lambat, cepat atau tidak teratur, pembengkakan kaki atau pergelangan kaki, kesulitan buang air kecil, pembengkakan payudara atau keluarnya cairan dari puting susu pada pria atau wanita, perubahan menstruasi dan kesulitan di alat seksual.

 Apalagi untuk Anda yang selesai operasi, obat ini harus benar-benar diminum sesuai saran dokter. Untuk Anda yang selesai operasi dan ingin menyembuhkan luka bekas operasi, cari tahu jawabannya fi https://www.guesehat.com/3-cara-merawat-luka-setelah-operasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *